Langsung ke konten utama

Puisi - Achdian


Apa (arti) Untuk sebuah ke-pahaman Dalam sebuah ke-tidak pahaman Ada tebing lurus menjulang Ada pantai terbit Mendulang ke-tidak pastian Maka hasil-nya tiada nama Maka nama-nama itu ku simpan Dalam kalam-Nya Dengan menyebut nama Tuhan Yang tidak ku-perintah Bila ia juga tak ku-ungkit Si-nama dengan sebutan-Nya nama Nyata kini sempurna Sempurna (KU)- sendiri -==-=-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mark Zuckerberg : How to Build the Future

Menurut pendapat diri saya (personal) saya membangun mimpi saya dengan gambar; media itu sudah tersedia di internet tinggal mengolahnya begitu rupa, sedangkan pwerwujudannya bukan hal yang sepele, tentu dengan apa yang ada pada diri saya dan sosial. Mengapa saya melibatkan manusia bukan hewan itu sisi yang tidak saya pahami. Berpidato mengemukakan inti semua persoalan yang berkembang atau persoalan yang sangat sulit bisa kita berunding atau berbicara dengan tanpa ada perbedaan negara dan agama karena itu sangat mempersulit dan menyiksa karena sesuatu yang mungkin tidak disadari atau tidak. Tapi saya sadar itu sangat menyulitkan seperti menyukil mata saya dua-duanya dan saya akan lawan itu dengan mengemukakan mengapa itu bisa terjadi. Apa mimpiku pertanyaan pribadi untuk semua orang? Saya manusai 100% tidak perfect tapi persoalannya adalah waktu saya dan waktu saudara dan saudari dalam mengemukakan itu berbeda pasti. Saya memang berfikir tentang masa depan dunia dan persepsi kecil say...

my voice